Rabu, 15 Mei 2013

MAHAKAM HULU


Rabu, 15 Mei 2013
Syukuran Mahulu Tanpa Pelantikan
MS Ruslan: Masih Proses di Jakarta 
Samarinda Pos

SENDAWAR- Pelantikan pejabat teknis daerah dan dinas daerah dipastikan tidak bisa dilaksanakan bersamaan syukuran Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) di Kampung Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun, Mahulu pada Senin (20/5).
Kepastian ini disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Mahulu MS Ruslan ketika dikonfirmasi harian ini, Selasa (14/5) kemarin.
Keterlambatan, ungkap MS Ruslan, karena belum tuntasnya proses di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Dalam waktu singkat ada 11 kabupaten se-Indonesia dan provinsi Kaltara sebagai daerah otonomi baru harus dilakukan, tidak mungkin selesai semua. Ditambah lagi, proses administrasi pejabat yang akan menduduki posisi ke Gubernur Kaltim,” kilah MS Ruslan.
Namun jika dikatakan lambat tidak juga, bantah dia. Sesuai undang-undang disebutkan selambat-lambatnya enam bulan setelah pelantikan penjabat bupati. “Saya sudah diberitahu Kemen PAN dan RB, hari ini (kemarin) sudah terbit kelembagaan teknis daerah dan dinas di Kabupaten Mahulu, tinggal tahapan di Kemendagri,” katanya.
Meski demikian pelantikan bersamaan syukuran Mahulu tidak bisa dilakukan. Sekarang masih focus persiapan syukuran, tidak mungkin  berangkat ke Jakarta. Apalagi proses tersebut tidak bisa diwakilkan. “Diputuskan setelah syukuran dilanjutkan pengurusan teknis daerah dan dinas Mahulu ke Kemendagri.
Lembaga teknis daerah yang akan dibentuk yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Inspektorat, Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana, Kantor Pengelolaan Perbatasan.
Kemudian Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pendapatan Daerah,  Dinas Pertanian dan Kehutanan. Ditmabah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Perhubungan dan Pariwisata. “Ada juga posisi Sekkab, asisten I bidang pemerintahan dan asisten II membidangi ekonomi, keuangan, pembangunan dan administrasi umum,” ungkap MS Ruslan.
Sudah disiapkan orang-orang yang akan mengisi 14 jabatan tersebut. Ada beberapa pejabat eselon 2 bisa dilantik. Tujuh pejabat berstatus kabag dan kabid akan dipromosikan menjadi kepala dinas/kantor/badan harus mendapatkan rekomendasi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. “Ini juga masih tahap proses di Pak Gubernur,” terangnya.
Disinggung figur pejabat tersebut? MS Ruslan mengungkapkan, semuanya pejabat Kubar pindah tugas ke Mahulu. (rud/waz/kpnn/lee)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar